Seri Aplikasi Keuangan Daerah (P-APBD)

A.   Penyusunan RKA-P

Dokumen penganggaran yang pertama harus dibuat oleh SKPD adalah Rencana Kerja dan Anggaran (RKA-P). RKA-P yang harus disusun terdiri dari:

1.    Rencana Kerja dan Anggaran SKPD yang selanjutnya disingkat RKA-P-SKPD adalah encana pendapatan, rencana belanja program dan kegiatan SKPD, yang terdiri dari RKA-P-SKPD 1, RKA-P-SKPD 2.1, RKA-P-SKPD 2.2.1 dan RKA-P-SKPD 2.2.

2.    Rencana Kerja dan Anggaran PPKD yang selanjutnya disingkat RKA-P-PPKD adalah rencana  kerja  dan  anggaran  badan/dinas/biro  keuangan/bagian  keuangan selaku Bendahara Umum Daerah, yang terdiri dari RKA-P-PPKD 1, RKA-P-PPKD 2.1, RKA-P-PPKD 3.1 dan RKA-P-PPKD 3.2.

3.  Penetapan program dan kegiatan

Pada  saat  penetapan  Program  dan Kegiatan  harus  memperhatikan  hal-hal sebagai berikut:

1)  Unit Organisasi yang mempunyai beberapa urusan

Jika ada Unit Organisasi yang mempunyai beberapa urusan, maka pilihan beberapa urusan dapat dilakukan pada saat mengisi Renja SKPD.

2)  Pagu Anggaran atas Program dan Kegiatan

Pagu Anggaran mengacu pada PPAS-P tiap kegiatan harus diisi agar bisa membandingkan antara PPAS-P dan RKA-P.

3)  Penetapan Kegiatan dengan Sumber Dana Alokasi Khusus (DAK)

Kegiatan-kegiatan yang menggunakan sumber dana DAK harus ditentukan terlebih dahulu dan diisikan sumber dananya pada saat membuat Renja SKPD. (Permendagri 20 Tahun 2009)

4).  Penetapan Program/Kegiatan dan Rekening Belanja Tidak Langsung yang Mendukung Prioritas Nasional

Program/Kegiatan  dan  Rekening  Belanja  Tidak  Langsung  yang  mendukung Prioritas Nasional darus ditetapkan terlebih dahulu, dan diinputkan pada menu Parameter Sinkronisasi Prioritas Nasional.   Untuk belanja tidak langsung proses penetapannya dilakukan untuk masing-masing SKPD.

B. Penyusunan Anggaran Kas

Dalam Aplikasi Simda Keuangan R-14, rancangan Anggaran Kas disusun oleh SKPD bersamaan dengan penyusunan RKA-P. Hal ini dimaksudkan agar waktu yang digunakan  dalam  pembahasan  dan  penetapan  DPA-P  lebih  singkat  karena rancangannya sudah ada, sehingga hanya melakukan perbaikan pada hal-hal yang tidak disetujui/harus diubah menurut pembahasan DPRD.

BerdasaRKA-Pn rancangan Anggaran Kas dari SKPD maka PPKD selaku BUD juga dapat
menyusun anggaran kas pemerintah daerah guna mengatur ketersediaan dana yang
cukup untuk mendanai pengeluaran-pengeluaran sesuai dengan rencana penarikan dana  yang  tercantum  dalam  DPA-P-SKPD  yang  telah  disahkan.    Anggaran  Kas Pemerintah Daerah yang telah ditetapkan akan menjadi dasar bagi PPKD untuk menerbitkan Surat Penyediaan Dana Perubahan (SPD-P) dalam rangka manajemen kas.

Jadi dalam Aplikasi Simda Keuangan R-14, yang harus diperhatikan dalam penyusunan anggaran kas SKPD adalah:

1.  Anggaran Kas dibuat SKPD bersamaan dengan penyusunan RKA-P.

2.  Anggaran Kas dibuat dengan mengalokasikan anggaran per rekening untuk satu tahun anggaran (dalam jangka waktu 12 bulan).

3.  Anggaran  kas  dibuat  per  bulan,  namun  demikian  laporan  yang  dihasilkan berupa anggaran kas bulanan dan triwulanan.

Anggaran  Kas  yang  dihasilkan  dari  Aplikasi  Simda  Keuangan  R-14  akan bermanfaat untuk:

1.  Mempermudah pengalokasian dana pada saat pembuatan Surat Penyediaan Dana (SPD).

2.  Data rincian rencana Penggunaan Dana pada SPD dapat diambil langsung dari data anggaran kas yang telah dibuat.

C. Penyusunan DPA-P

Setelah RP-APBD disetujui oleh DPRD, maka Perda P-APBD, Penjabaran P-APBD dapat disahkan dan dicetak dengan Aplikasi Simda Keuangan R-14 dengan cara melakukan Posting Data Anggaran. Posting Data Anggaran hanya boleh dilakukan sekali saja karena hal ini dilakukan sebagai proses legalisasi P-APBD (penetapan P-APBD) dalam Aplikasi Simda Keuangan R-14  Oleh karena itu harus dipastikan bahwa RKA-P sudah benar dan sudah sesuai dengan persetujuan DPRD. Setelah proses  pengesahan  P-APBD  maka  PPKD  harus  mengesahkan  DPA-P.  Yang  harus diperhatikan dalam penyusunan DPA-P adalah:

1.  Nomor DPA-P ditetapkan secara otomatis oleh Aplikasi Simda Keuangan R-14 dengan  format :  kode  urusan,  kode  bidang,  kode  unit  organisasi,  kode program, kode kegiatan, kode akun dan kode kelompok.

2. Penetapan DPA-P dengan Aplikasi Simda Keuangan R-14 hanya menambahkan tanggal penetapan DPA-P saja (Dilakukan oleh SKPKD).

3.  DPA-P disusun dan ditetapkan per kegiatan.

4.  Dalam Laporan DPA-P, jika Anggaran Kas seperti dijelaskan pada huruf B di atas tidak diisi, maka Rencana Pencairan Dana yang dibagi per Triwulan tidak akan dapat disajikan.

D.   Pergeseran Anggaran

Pergeseran anggaran dalam Aplikasi Simda Keuangan R-14 difasilitasi sebelum
perubahan  anggaran. Hal-hal  yang  perlu  diperhatikan  berkaitan  dengan pergeseran anggaran:

1. Proses  penginputan  pergeseran  anggaran  hampir  sama  dengan  proses penyusunan anggaran (dengan mengedit data RKA-P), kemudian dilakukan proses posting  pergeseran anggaran.  Proses  pergeseran  anggaran  harus  didasari dengan suatu dokumen yang disyaratkan sesuai dengan Permendagri 13 Tahun 2006.

2. Dalam hal terjadi pergeseran anggaran yang berupa pengurangan anggaran, pengurangan tersebut hanya dapat dilakukan untuk anggaran-anggaran yang belum direalisasikan.

E.   Perubahan Anggaran

Perubahan anggaran dalam Aplikasi Simda Keuangan R-14 difasilitasi untuk dua kali perubahan yaitu perubahan yang sifatnya biasa dan luar biasa. Hal-hal yang perlu diperhatikan pada saat perubahan anggaran:

1. Proses  penginputan  perubahan  anggaran  hampir  sama  dengan  proses penyusunan anggaran (dengan mengedit data RKA-P), hanya proses posting data anggaran dan pembuatan DPPA-P saja yang berbeda.

2. Dalam hal terjadi pengurangan anggaran, pengurangan tersebut hanya dapat dilakukan untuk anggaran-anggaran yang belum   direalisasikan.

About these ads

14 Komentar (+add yours?)

  1. msari
    Jul 19, 2011 @ 13:53:24

    klo udh terlanjur pakai manual gimana mz ????

    Balas

  2. elkadi
    Sep 19, 2011 @ 14:13:28

    Bagaimana sih cara menginput Perubahan RKA di SIMDA, solanya menu nya tidak ada neh pak.
    Oh ya SIMDA saya 2.1 [2.1.0.14] R3
    Thanx pak atas jawabannya

    Balas

    • argyatameka
      Sep 20, 2011 @ 07:43:06

      yang benar Menu tidak di aktifkan oleh admin nya, jadi bisa menghubungi admin untuk di otorisasi ulang, dengan mengaktifkan Menu Anggaran pada SKPDnya.

      Balas

  3. maria
    Okt 05, 2011 @ 09:16:02

    P.Jo…RKAPq kemarin pake Excel dan blum tak entry ke SIMDA. Klo PPAS-P dan RKAPx dah fix berarti q hrs entry RKAPx ya…untuk persiapan bikin DPPA..??? Postingx tetep lewat jenengan kan..? trims

    Balas

  4. Nunung
    Okt 06, 2011 @ 08:24:44

    berarti harus update simda ke R14 dunk Bos

    Balas

  5. maria
    Okt 07, 2011 @ 08:37:33

    RKA-P ama perwali perubahan/pergeseran jilid 2 tuh duluan mana sih..? skrg q lg ngerjain RKA-P pake Simda, tapi Perwali jld 2x belum kelar. Ntar klo perwalix keluar, berarti q hrs ngrubah lg RKAx dong. Takutx RKAq jadi berantakan…waduh…bingung deh p.JO…

    Balas

  6. boli
    Sep 30, 2013 @ 08:14:55

    gini pa, mo nanya, kmi bru mau uji coba simda, nah sekrag anggaran sdh diposting, gimana cara utk hps kembali anggaran yg tlh di posting

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: